kata-kata itu kubaca bait demi bait
sebuah surat cinta untuk kekasihku...
hah-menarik nafas panjang-seorang wanita (pernah) menyayanginya
mengirimkan lembar demi lembar setiap dia mengingatnya
menceritakan setiap kisah hidupnya
merindukannya
Tak gunalah cemburu, semua hanyalah kisah lalu
Maafkan aku..
walaupun mungkin suara itu bisik yang terbawa angin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar